urgensi konstipasi

Ada satu rasa yang tak pernah terucap
Dia menetap dihati dan berkembang
Aku tidak ingin bilang ini adalah suatu kesalahan,
Namun lebih tepat jika ia tidak pernah hadir
 

Kataku; “Aku bukan seorang penyampai yang baik, aku hanyalah seorang penulis kata”
“penulisan merupakan suatu bentuk penyampaian” jawabmu singkat dengan tersenyum teduh memandangku
Kau selalu menganggapku keren dalam berbagai hal. Tetapi ada yang lebih keren dariku, yaitu kamu.
Kamu mampu membuat orang sepertiku kagum akan segala yang kau punya tanpa pernah dipublikasi.

Aku suka ketika kita saling membicarakan apapun. Semuanya terasa mengalir begitu saja
Darimu, selalu bisa ku temukan jawaban dari semua pertanyaanku. Begitupun sebaliknya
Aku sempat memikirkan betapa bahagianya ketika kita saling memiliki
Tetapi, ku rasa ini adalah langkah yang salah

Apakah membuat binar-binar terang di cahaya matamu redup itu suatu keharusan?
Aku benci selalu dihadapkan dengan pilihan
Ketika aku tidak memilih pun, bukankah itu juga masuk dalam suatu pilihan
Lalu, aku harus bagaimana

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pain in the coffe